Pengubinan Persegi dengan Persegi

Dalam beberapa artikel terdahulu di blog ini, saya telah memberi banyak contoh bagaimana kita dapat melakukan pengubinan persegi dengan (tak terhingga banyak) persegi. Nah, dalam literatur, kita sebetulnya dapat menemukan pengubinan persegi dengan sejumlah terhingga persegi yang berbeda ukuran (masing-masing memiliki panjang sisi bilangan asli). Sebagai contoh, gambar berikut memperlihatkan dua cara pengubinan persegi, yang pertama berukuran 120 × 120 dan yang kedua berukuran 175 × 175, dengan 24 persegi yang berbeda ukuran.

persegi-persegi-24-120

persegi-persegi-24-175

Yang kemudian menarik perhatian para matematikawan adalah: berapa persegi (berbeda ukuran) paling sedikit yang dapat disusun menjadi suatu persegi (yang lebih besar)? Hingga tahun 1962, orang berpikir bahwa paling sedikit 24 persegi diperlukan untuk pengubinan suatu persegi, seperti diperlihatkan pada gambar di atas. Namun, pada tahun 1962, Adrianus Duijvestijn – dengan bantuan komputer – menemukan cara pengubinan persegi dengan hanya menggunakan 21 persegi (berbeda ukuran), seperti pada gambar di bawah ini.

persegi-persegi-21-112

Duijvestijn juga membuktikan bahwa 21 merupakan jumlah persegi paling sedikit untuk pengubinan suatu persegi.

Bila Anda tertarik mempelajari pengubinan persegi dengan persegi lebih lanjut, sila berkunjung ke www.squaring.net. Gambar-gambar di atas dicuplik dari laman ini.

*

Bandung, 17-10-2016

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s